);

Cara menghitung kurs jual & kurs beli valuta asing + contoh soal

Kurs valuta asing atau kurs mata uang menunjukkan harga atau nilai mata uang suatu negara dinyatakan dalam nilai mata uang negara lain. Kurs valuta asing dapat juga didefinisikan sebagai jumlah uang domestik yang dibutuhkan untuk memperoleh satu unit mata uang.

Pertemuan antara permintaan dan penawaran valuta asing akan membentuk kurs atau nilai tukar (exchange rate). Kurs valuta asing terdiri dari dua macam yaitu sebagai berikut.

  1. Kurs jual, adalah kurs yang berlaku apabila bank atau lembaga keuangan lainnya menjual/mengeluarkan uang asing.
  2. Kurs beli, adalah kurs yang berlaku apabila bank atau lembaga keuangan lainnya membeli/menerima uang asing.

Berdasarkan pengertian diatas , kurs jual digunakan jika pihak bank/money changer menjual (sebagai penjual) mata uang asing. Sedangkan kurs beli digunakan jika pihak bank/money changer membeli (sebagai pembeli) mata uang asing.

Misalnya kita akan menukar uang rupiah menjadi mata uang asing di bank, maka pihak bank akan menjual (sebagai penjual) mata uang asingnya ke kita. Jadi kurs yang digunakan adalah kurs jual. Besar mata uang asing yang kita peroleh dihitung dengan rumus dibawah ini.

  • Besar mata uang asing yang diterima = Besar rupiah yang ditukar : kurs jual

Sedangkan jika kita akan menukar mata uang asing menjadi rupiah di bank, maka pihak bank akan membeli (sebagai pembeli) mata uang asing, sehingga kurs yang digunakan kurs beli. Besar rupiah yang kita peroleh dihitung dengan rumus dibawah ini.

  • Besar rupiah yang diterima = Besar mata uang asing yang ditukar x kurs beli

Untuk lebih jelasnya, dibawah ini diberikan beberapa contoh cara menghitung kurs jual dan kurs beli valuta asing.

Contoh soal kurs valuta asing

Contoh soal 1

Berikut tabel kurs jual dan kurs beli dari 3 negara.

Kurs jual dan kurs beli
Contoh soal kurs jual dan beli nomor 1

Bapak Anto dalam kunjungan bisnisnya ke tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Singapura dan Australia membutuhkan dana sebanyak USD 5.000, SGD 1.000 dan AUD 1.500. Jumlah rupiah yang diperlukan Bapak Anto adalah …
A. Rp89.334.500,00
B. Rp90.134.500,00
C. Rp90.894.500,00
D. Rp91.294.500,00
E. Rp92.194.500,00

Cara menghitung

Pada soal ini Pak Anto harus menukar uang rupiahnya menjadi mata uang asing (USD, SGD, AUD) di bank. Dengan kata lain, pihak bank akan menjual mata uang asingnya ke Pak Anto. Dengan demikian, pihak bank sebagai penjual mata uang asing sehingga kurs yang digunakan adalah kurs jual. Besar rupiah yang diperlukan Pak Anto dihitung dengan cara dibawah ini.

  • Besar rupiah yang diperlukan Pak Anto = mata uang asing x kurs jual
  • Besar rupiah untuk USD = 5.000 x Rp13.200,00 = Rp66.000.000,00
  • Besar rupiah untuk SGD = 1.000 x Rp9.803,00 = Rp9.803.000,00
  • Besar rupiah untuk AUD = 1.500 x Rp10.061,00 = Rp15.091.500,00

Jadi jumlah rupiah yang diperlukan Pak Anto = Rp66.000.000,00 + Rp9.803.000,00 + Rp15.091.500,00 = Rp90.894.500,00. Jadi soal ini jawabannya C.


Contoh soal 2

Pengusaha Rizal eksportir garmen menjual barang ke Singapura seharga $600.000 tiga bulan kemudian membeli barang dari negara tersebut berupa celana jeans seharga $400.000. Diketahui kurs pada saat transaksi, kurs jual $1 = Rp12.000,00 dan kurs beli $1 = Rp11.000,00. Besar rupiah yang diterima Rizal adalah …
A. Rp2.800.000.000,00
B. Rp2.400.000.000,00
C. Rp2.300.000.000,00
D. Rp2.200.000.000,00
E. Rp1.800.000.000,00

Cara menghitung

Pada soal ini, Pengusaha Rizal menukar uang asing hasil ekspornya ($600.000) menjadi rupiah di bank. Dengan demikian pihak bank akan membeli (sebagai pembeli) mata uang asing sehingga kurs yang digunakan adalah kurs beli. Besar rupiah yang diperoleh Pak Rizal dari hasil ekspor sebagai berikut.

  • Besar rupiah hasil ekspor = $600.000 x kurs beli
  • Besar rupiah hasil ekspor = 600.000 x Rp11.000,00 = Rp6.600.000.000,00

Kemudian, Pak Rizal harus menukar uang rupiahnya menjadi mata uang asing (dollar) di bank untuk membeli celana jeans (sebesar $400.000). Dengan kata lain pihak bank akan menjual (sebagai penjual) mata uang asing (sebesar $400.000) ke Pak Rizal, sehingga kurs yang digunakan kurs jual. Besar rupiah yang diperlukan Pak Rizal untuk membeli celana jeans dihitung dengan cara dibawah ini.

  • Besar rupiah membeli celana jeans = $400.000 x kurs jual
  • Besar rupiah membeli celana jeans = 400.000 x Rp12.000,00 = Rp4.800.000.000,00

Jadi besar rupiah yang diterima Pak Rizal = Rp6.600.000.000,00 – Rp4.800.000.000,00 = Rp1.800.000.000,00. Soal ini jawabannya E.

Jadi soal ini jawbannya E.


Contoh soal 3

Veronika berangkat dari Jakarta tanggal 25 Desember 2014 untuk berlibur ke Amerika Serikat selama 2 minggu. Tiga hari sebelum berangkat ia menukarkan uangnya sebesar Rp24.000.000,00 ke mata uang dollar Amerika Serikat. Selama berlibur ia menghabiskan uang sebesar US$1.800.

Kurs jual dan kurs beli
Contoh soal kurs jual dan kurs beli nomor 3

Setelah tiba di Jakarta ia langsung menukarkan kembali seluruh uangnya ke dalam mata uang rupiah. Berapa rupiah uang yang diterima Veronika?.
A. Rp1.517.193,70
B. Rp1.525.866,82
C. Rp1.532.371,66
D. Rp1.769.579,90
E. Rp1.787.467,50

Cara menghitung

Pada soal ini, Veronika harus menukar uang rupiahnya (Rp 24 juta) menjadi dollar (USD) di bank pada tanggal 22 Desember 2014. Dengan demikian, pihak bank akan menjual (sebagai penjual) mata uang asing ke Veronika sehingga kurs yang digunakan kurs jual. Besar USD yang diperoleh Veronika dihitung dengan cara dibawah ini.

  • Besar USD yang diperoleh Veronika = Rp24.000.000,00 : kurs jual
  • Besar USD yang diperoleh Veronika = Rp24.000.000,00 : Rp12.497,00 = $1.920,46

Uang USD Veronika yang tersisa setelah pulang liburan sebagai berikut.

  • Sisa uang Veronika = $1.920,46 – $1.800 = $120,46

Uang sisa ini ($120,46) ditukar kembali menjadi rupiah di bank pada tanggal 8 Januari 2015. Dalam hal ini, pihak bank akan membeli (sebagai pembeli) uang asing Veronika sehingga kurs yang digunakan kurs beli. Jadi besar rupiah yang diterima Veronika sebagai berikut.

  • Besar rupiah Veronika = $120,46 x kurs beli
  • Besar rupiah Veronika = 120,46 x Rp 12.667 = Rp1.525.866,82

Jadi soal ini jawabannya B.


Contoh soal 4

Adam memiliki uang Rp60.000.000,00 ingin pergi ke Amerika Serikat. Kurs di bursa valuta asing sebuah bank saat berangkat maupun sepulang dari Amerika Serikat sebagai berikut.

  • Kurs jual US$1 = Rp10.000,00
  • Kurs beli US$1 = Rp9.500,00

Biaya perjalanan pulang pergi US$4,000.00 dan uang yang dibelanjakan untuk oleh-oleh US$1,500.00. Sisa uang Adam sesampainya di Indonesia adalah…
A. Rp3.900.000,00
B. Rp3.250.000,00
C. Rp4.750.000,00
D. Rp5.000.000,00
E. Rp5.750.000,00

Cara menghitung

Adam harus menukar uang rupiahnya (Rp 60 juta) menjadi US$ di bank. Artinya pihak bank akan menjual (sebagai penjual) uang asing ke Adam sehingga kurs yang digunakan kurs jual.

  • Besar dollar yang diterima Adam = Rp60.000.000,00 : kurs jual
  • Besar dollar yang diterima Adam = Rp60.000.000,00 : Rp10.000,00 = US$6.000

Uang sisa adam = US$6,000 – US$4,000 – US$1,500 = US$500.

Uang sisa tersebut ditukar kembali menjadi rupiah di bank. Artinya pihak bank akan membeli (sebagai pembeli) uang US$500 milik Adam sehingga kurs yang digunakan kurs beli.

  • Sisa uang adam = US$500 x kurs beli
  • Sisa uang adam = 500 x Rp9.500,00 = Rp4.750.000,00

Jadi soal ini jawabannya C.

You cannot copy content of this page